Manfaat Sauna untuk Kesehatan: Apa Kata Riset dan Bagaimana Cara Aman Menggunakannya?

Di Finlandia ada sekitar tiga juta sauna untuk 5,6 juta penduduk, menurut portal resmi This is Finland. Negara itu juga menjadi tempat lahirnya riset sauna paling panjang di dunia. Hasilnya cukup mengejutkan. Pria yang rutin sauna 4 sampai 7 kali seminggu tercatat punya risiko penyakit jantung dan demensia yang jauh lebih rendah, dan pola serupa terlihat untuk stroke pada pria maupun wanita.
Artikel ini merangkum apa yang benar-benar ditemukan riset, seberapa kuat buktinya, cara sauna yang aman, dan apa yang perlu diperhatikan kalau ingin punya sauna sendiri di Bali. Kalau Anda sudah tahu ingin membangun, langsung saja lihat layanan pembuatan sauna di Bali kami.
- Studi University of Eastern Finland (JAMA Internal Medicine, 2015): sauna 4 sampai 7 kali seminggu dikaitkan dengan risiko kematian jantung mendadak 63% lebih rendah.
- Buktinya observasional, belum membuktikan sebab-akibat.
- Batas aman umum: 15 sampai 20 menit per sesi, minum cukup air.
- Penderita hipertensi tak terkontrol atau penyakit jantung wajib tanya dokter dulu. Ibu hamil, anak-anak, dan pengguna koyo obat umumnya disarankan menghindari sauna.
Reaksi Tubuh Saat Anda Masuk Sauna

Menurut Harvard Health Publishing dalam artikel Sauna health benefits: Are saunas healthy or harmful?, denyut nadi naik 30% atau lebih saat sauna. Jantung lalu memompa darah hampir dua kali lipat per menit. Semua itu terjadi saat Anda hanya duduk diam.
Suhu kulit naik ke sekitar 40°C dalam hitungan menit. Pembuluh darah di kulit melebar supaya panas bisa dibuang lewat keringat. Tubuh kehilangan cukup banyak cairan dalam waktu singkat. Karena itulah minum air sesudahnya bukan sekadar saran.
Efek pada tekanan darah justru tidak seragam. Harvard Health mencatat tekanan darah bisa naik pada sebagian orang dan turun pada yang lain. Inilah alasan orang dengan tekanan darah tidak terkontrol perlu berhati-hati, dan kita bahas lebih jauh di bagian keamanan.
Kalau Anda membandingkan sauna dengan fasilitas relaksasi berbasis air hangat, panduan jacuzzi dan spa pool di Bali kami menjelaskan bedanya dari sisi pemakaian dan perawatan.
Apa Manfaat Sauna untuk Jantung dan Tekanan Darah?
Pada 2015, tim Jari Laukkanen dari University of Eastern Finland melaporkan di JAMA Internal Medicine bahwa sauna 4 sampai 7 kali seminggu dikaitkan dengan risiko kematian jantung mendadak 63% lebih rendah dibanding sekali seminggu. Studi ini mengikuti 2.315 pria Finlandia usia 42 sampai 60 tahun selama hampir 21 tahun.
Polanya konsisten untuk penyakit jantung koroner fatal. Risikonya 23% lebih rendah pada kelompok 2 sampai 3 kali seminggu, dan 48% lebih rendah pada kelompok 4 sampai 7 kali. Durasi juga berpengaruh: sesi lebih dari 19 menit dikaitkan dengan risiko kematian jantung mendadak 52% lebih rendah dibanding sesi di bawah 11 menit.
Bagaimana dengan hipertensi? Studi lanjutan di American Journal of Hypertension tahun 2017 mengikuti 1.621 pria tanpa hipertensi. Mereka yang sauna 4 sampai 7 kali seminggu punya risiko hipertensi 46% lebih rendah dibanding yang hanya sekali seminggu.
Mekanismenya masih diteliti. Ulasan Laukkanen, Laukkanen, dan Kunutsor di Mayo Clinic Proceedings tahun 2018 menyebut beberapa dugaan: fungsi lapisan dalam pembuluh darah membaik, kekakuan arteri berkurang, dan tekanan darah sistemik turun.
Manfaat Sauna untuk Otak: Risiko Stroke dan Demensia
Pada 2018, studi Setor Kunutsor dari University of Bristol di jurnal Neurology menemukan bahwa sauna 4 sampai 7 kali seminggu dikaitkan dengan risiko stroke 61% lebih rendah. Studi itu mengikuti 1.628 pria dan wanita usia 53 sampai 74 tahun selama 15 tahun. Berbeda dari studi jantung dan demensia, studi ini juga melibatkan perempuan.
Hasilnya tetap bertahan setelah peneliti memperhitungkan usia, diabetes, indeks massa tubuh, kolesterol, alkohol, aktivitas fisik, dan status sosial ekonomi. Meski begitu, faktor tersembunyi tetap mungkin berperan.
Temuan soal demensia lebih mencolok lagi. Pada Desember 2016, jurnal Age and Ageing memuat studi Laukkanen terhadap 2.315 pria yang diikuti selama 20,7 tahun. Kelompok yang sauna 4 sampai 7 kali seminggu punya risiko demensia 66% lebih rendah dan risiko Alzheimer 65% lebih rendah.
Laukkanen menduga mekanismenya mirip dengan jantung, karena kesehatan pembuluh darah juga memengaruhi otak.
Rasa rileks setelah sauna mungkin ikut berperan. Video berikut membahas riset ini lebih dalam bersama Dr. Rhonda Patrick (berbahasa Inggris).